Python Dasar | 13. Conditionals & Control Flow

Comparators


Comparators ini akan menghasilkan nilai True atau False. Beberapa operator nya antara lain sebagai berikut:


Operator Keterangan
== sama dengan
!= tidak sama dengan
> lebih besar
< lebih kecil
>= lebih besar sama dengan
<= lebih kecil sama dengan

Perbandingan tanda = dan == adalah, = digunakan untuk pembuatan variable, kalo == itu untuk mengecek perbandingan antara 2 keadaan, sama, tidak sama, lebih besar, atau lebih kecil.

Boelan Operators


Urutan Perhitungan

  1. not
  2. and
  3. or
Atau jika tidak bingung gunakan tanda kurung untuk menentukan perhitungan mana yang akan dihitung terlebih dahulu.

Conditional Statement Syntax

if

Adalah statement logika dengan rumus if
if True:
  print ("Eight is less than nine!")
Selalu beri tanda : di setiap statement akhir if, kemudian perintah di bawahnya selalu di beri spasi identation untuk menunjukkan bahwa rumus di bawah if mengikuti perintah if di atas.
if some_function():
  # block line one
  # block line two
  # et cetera

Jika dimasukkan ke dalam sebuah fungsi, maka bentuknya seperti di bawah ini:
def using_control_once():
    if 5 == 5:
        return "Success #1"

def using_control_again():
    if not(5>6):
        return "Success #2"

print using_control_once()
print using_control_again()
Result:
Success #1
Success #2

else

Jika pernyataan if bernilai False maka bisa dilakukan action yang lain dengan baris perintah di bawah else.
answer = "'Tis but a scratch!"

def black_knight():
    if answer == "'Tis but a scratch!":
        return True
    else:            
        return False      

def french_soldier():
    if answer == "Go away, or I shall taunt you a second time!":
        return True
    else:            
        return False  

elif

Untuk membuat statement logika berjenjang lebih dari 2, maka gunakan rumus elif.
def greater_less_equal_5(answer):
    if answer > 5:
        return 1
    elif answer < 5:         
        return -1
    else:
        return 0
       
print greater_less_equal_5(4)
print greater_less_equal_5(5)
print greater_less_equal_5(6)


Python Dasar | 12. Tanggal dan Waktu

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya tentang library. Jadi tidak semua baris perintah di dalam coding kita harus ditulis semua. Kalo sudah ada rumus nya kenapa kita ketik lagi.

Pada kali ini kita mencoba untuk menulis program tanggal dan waktu. Lihat bagaimana cara library bekerja.

from datetime import datetime

now = datetime.now()
print(now)

untuk memasukkan library harus didahului dengan from, atau bisa dengan import, tergantung dari jenis library nya. Lihat untuk baris perintah tanggal kita tidak perlu membuat baris kode yang panjang, tapi cukup gunakan rumus yang sudah tersedia di dalam library kita dan panggil dengan namanya. Mudah bukan? Semoga paham ya? Lanjut!

from datetime import datetime

now = datetime.now()
print(now)

current_year = now.year
current_month = now.month
current_day = now.day

print(current_year)
print(current_month)
print(current_day)

now di sini adalah rumus dari library datetime, jadi bisa kita gunakan untuk mencari nilai tahun, bulan, dan hari secara terpisah.

Nah, bagaimana kalo kita ingin menulis penanggalan dengan format Indonesia seperti 15-02-2018 atau dd-mm-yyyy.

from datetime import datetime
now = datetime.now()

print '%s-%s-%s' % (now.month, now.day, now.year)

Selain tanggal, kita juga bisa menuliskan waktu. Lihat contoh:

from datetime import datetime
now = datetime.now()

print '%s:%s:%s' % (now.hour, now.minute, now.second)

atau

from datetime import datetime
now = datetime.now()
print '%s/%s/%s %s:%s:%s' % (now.month, now.day, now.year, now.hour, now.minute, now.second)

Python Dasar | 11. Bermain dengan Library

Library artinya perpustakaan, ya ibarat sebuah perpustakaan di mana berisikan buku-buku pelajaran yang bisa kita gunakan sewaktu-waktu. Tapi jika kita tidak menggunakannya, bukunya di simpan lagi di perpustakaan.

Library ini adalah sebuah class atau rumus yang tidak perlu kita tulis ulang ke dalam coding kita. Cukup memanggilnya dalam satu baris perintah dan bisa kita gunakan untuk kebutuhan coding. Rumus apa yang dimaksud? Bisa dari rumus yang sudah ada di dalam Python itu sendiri atau buatan kita atau orang lain.

Misalkan kita mau buat mesin penjelajah internet seperti google. Kita bisa masukkan rumus BeuautifulShop4 ke dalam coding yang mau kita tulis tanpa harus memasukkan semua isi coding BeuautifulShop4 yang aslinya. Jadi kita cukup memanggil namanya kemudian diberi tanda titik dan pilih option yang mau kita gunakan.

Memang susah untuk dijelaskan dengan kata-kata, akan lebih baik jika kita mempraktekkannya saja.

Dengan sistem ini, coding kita lebih rapi, lebih profesional, dan inilah kelebihan bahasa pemograman Python dibanding yang lainnya.

Python Dasar | 10. Menggabungkan String

Sebuah string dapat digabungkan atau di aritmatikkan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada contoh di bawah ini;

kata1 = "Saya "
kata2 = "sedang "
kata3 = "belajar "
kata4 = "python."

print(kata1 + kata2 + kata3 + kata4)
print(kata1 * 3)

Untuk menggabungkan string dengan int atau angka maka angka tersebut harus di ubah dulu menjadi string dengan rumus str().

qty = 2
jenis = "baju"
print(str(qty) + " " + jenis)

" " ini maksudnya memberi spasi pada gabungan string di atas.

Kita juga bisa menggabungkan sebuah string di dalam sebuah variable tanpa metode + di atas, yaitu dengan cara membubuhkan tanda %s di setiap kata yang ingin disisipi dan diakhiri dengan simbol %(variable1, variable2, dst...). Agar tidak tersesat memahami kalimat saya ini, lihat pada contoh:

string_1 = "Camelot"
string_2 = "place"

print ("Let's not go to %s. 'Tis a silly %s." % (string_1, string_2))
Lihat contoh lebih lanjut:

name = raw_input("What is your name? ")
quest = raw_input("What is your quest? ")
color = raw_input("What is your favorite color? ")

print "Ah, so your name is %s, your quest is %s, " \
"and your favorite color is %s." % (name, quest, color)
raw_input di sini maksudnya adalah isian, jadi kita disuruh mengisi sendiri nilai variable tersebut.

tanda \ adalah untuk baris baru atau enter istilah kita.


Python Dasar | 9. String Method (len, lower, upper, str)

Di dalam bahasa pyhton, huruf besar dan huruf kecil berbeda, seperti jika adan ingin menulis bari perintah print, anda tidak bisa menulisnya dengan huruf besar seperti Print, maka akan terjadi error. Sama hal nya dengan True atau False, anda tidak bisa menulisnya dengan huruf kecil semua sepertu true, akan menyebabkan error.

len adalah rumus untuk menghitung jumlah karakter sebuah string.

parrot = 'Norwegian Blue'
print (len(parrot))

akan menghasilkan 14, termasuka spasi.

lower adalah rumus untuk membuat kata-kata pada string menjadi huruf kecil semua.


parrot = 'Norwegian Blue'
print parrot.lower())

akan menghasilkan kata  norwegian blue, huruf kecil semua.

upper adalah kebalikan dari lower yaitu menghuruf besarkan semua kata-kata pada string.

parrot = "norwegian blue"
print (parrot.upper())

akan menghasilkan NORWEGIAN BLUE

str adalah rumus untuk menjadikan angka asli menjadi bentuk string atau text yang tidak bisa dikalkulasikan. Perhatikan contoh:

qty = 2
item = " baju"
harga = 10000

jumlah = qty * harga
belanjaan = str(qty) + item

print(jumlah)
print(belanjaan)
Di sini kita lihat len dan str menggunakan cara len(..) dan str(..) tapi untuk upper dan lower kita menggunakan titik di akhir string.upper() dan string.lower(). Perbedaannya adalah penggunaan titik di akhir hanya berlaku pada string, sedangkan yang menggunakan tanda kurun di belakang itu bisa berlaku untuk semua tipe data.

Python Dasar | 8. String Index

Setiap huruf pada string diwakili dengan nilai index yang dimulai dari 0.

Misalkan:

my_string = 'PYTHON'

Huruf P menempati index nomor 0
Huruf Y menempati index nomor 1
Huruf T menempati index nomor 2
Huruf H menempati index nomor 3
Huruf O menempati index nomor 4
Huruf N menempati index nomor 5

Lihat contoh:

my_string = 'PYTHON'
huruf_ke_1 = my_string[0]
huruf_ke_2 = my_string[1]
huruf_ke_3 = my_string[2]
huruf_ke_4 = 'PYTHON'[3]

print(huruf_ke_1)
print(huruf_ke_2)
print(huruf_ke_3)
print(huruf_ke_4)
print(my_string[4])
print('PYHTON'[5])

Python Dasar | 7. String

String adalah bentuk kata yang bisa dihitung, bisa berbentuk kata-kata atau bilangan asalkan dia ditulis di antara 2 tanda petik satu atau dua.

Contoh:

caesar = "Graham"
praline = '9999'
viking = "Teresa"

print caesar
print praline
print viking

Untuk penulisan kata yang ada tanda petik nya, maka gunakan symbol \ untuk menghindari kesalahan penulisan string yang dimaksud.

Contoh:

kalimat = 'There's a snake in my boot!'
print(kalimat)

Lihat ada 3 tanda petik satu, maka python akan error, untuk itu bubuhi tanda \ sebelum simbol tanda petik yang mau di loncati.

kalimat = 'There\'s a snake in my boot!'
print(kalimat)

Copyright © 2017 yosiro.com All Rights Reserved