On


Proses belajar sebuah bahasa tidaklah instan. Buktinya anak kecil butuh tahunan baru bisa berbicara dengan benar dan lancar.

Dimulai dari satu kata, kemudian dua kata, dan diikuti dengan kata-kata baru setiap harinya.

Awalnya masih belum bisa menyusun kalimat. Hanya bisa menunjuk dan menyebutkan nama dari sebuah benda. Serta bisa merespon sedikit perintah dengan bahasa yang mudah. Seperti go, sit, yes, no, dsb. (dalam bahasa Inggris)

Kemudian seiringnya waktu anak tersebut semakin hari semakin banyak kosakata nya dan bisa menyusun kalimat sedikit demi sedikit walau terkadang terbalik tapi masih dapat dipahami.

Sampai ia masuk sekolah disanalah perkembangan bahasanya meningkat drastis dikarenakan interaksi komunitas yang semakin besar, banyak buku yang dibaca, dan sebagainya.

Meniru teknik belajar bahasa anak kecil inilah teknik yang bisa kita gunakan dalam belajar sebuah bahasa -  Alih-alih cuma dengan belajar dari buku grammar dan semisalnya.

Tahapan Belajar Bahasa Inggris

Tahap Awal


  • Awalilah dengan kata-kata yang mudah dulu yang memiliki jumlah 1 suku kata, bisa dimulai dari kata benda atau kata kerja. Dan coba diucapkan dalam keseharian. Misalnya makan. Kita bisa katakan, eat, chair, floor, sambil menunjukkan bendanya atau memperagakan kata kerja seperti smile, laugh, sad. Temukan kata-kata yang sehari-hari kita pakai untuk menunjukkan sebuah kata benda, atau sebuah pekerjaan. Bisa menggunakan kamus app di android kamu atau translate.google.com. Perhatikan cara pengucapan katanya dan tirulah cara membacanya sebisa mungkin. Lakukanlah setiap hari dan selalu belajar kata-kata yang baru setiap harinya dan dipraktekkan. Ingat! jangan dihapal tapi cukup di praktekkan saja.
  • Jika sudah agak banyak kosakata yang kita miliki, cobalah untuk merangkai 3 buah kata. Misalkan kamu mau makan, bisa kamu bilang I mau Eat atau jika kamu sudah agak tahu banyak bisa langsung katakan I want Eat. Apa yang ada di dalam pikiran kamu saat itu coba tuangkan dengan kata-kata yang kamu ketahui dan coba susun 3 kata menjadi satu kalimat.
  • Teruskan lah dengan memperbaharui kosakata baru, cari tahu sebanyak-banyaknya dan praktekkan. Ingat sekali lagi jangan dihafal, tapi cukup dipraktekkan.
  • Setelah mulai terbiasa dengan mengucapkan 3 suku kata tadi, cobalah untuk membentuk kalimat-kalimat pertanyaan. Biasanya kita singkat 6W+1H : What, Where, When, Why, Who, Which, How. Latihlah terus setiap harinya, apa yang ada dibenak kamu cobalah susun sesuai dengan kata-kata yang telah kamu kuasai saja.

Tahap Lanjutan

  • Carilah artikel-artikel cerita dalam Bahasa Ingris, kamu bisa gunakan www.storynory.com atau yang lainnya. Artikan setiap kata yang baru dan coba pahami makna cerita tersebut. Ingat hanya makna cerita bukan mentranslate kan semua ceritanya. Baca sambil dengarkan pembicaranya membaca cerita tersebut. Dengarkanlah berulang-ulang hingga kamu paham ceritanya secara keseluruhan. Lakukanlah terus menerus sampai habis cerita yang ada di website tersebut.
  • Dengarkanlah cerita-cerita drama radio online. Bisa di search di google banyak sekali contohnya tunein.com. Carilah drama atau ceritanya walau kelihatannya sulit untuk mencerna setiap kata-kata yang diucapkan, cobalah untuk mencari kata-kata yang kamu familiar dan cobalah untuk menerka-nerka jalan ceritanya.

Tahap Terakhir

  • Carilah teman sebanyak-banyaknya dengan native speaker. Kamu bisa gunakan aplikasi Hello Talks atau Tandeem di Play Store. Bicaralah dengan mereka, buatlah ikatan pertemanan dengan mereka, praktekkanlah semua kosakata yang sudah kamu kuasai saja. Kamu juga bisa minta bantu ke native speaker tersebut untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan ketikan atau pronounciation kita.
  • Teruslah mendengarkan dan membaca artikel-artikel dalam Bahasa Inggris. Jika masih dalam satu cerita ada kata yang tidak kita ketahui maka, proses belajar anda belum lah selesai. Searching lah materi-materi yang menarik buat anda dan praktekkan dengan native speaker.
That's it, you will be speaking, writing, and thinking in English at least 6 months. Let's do it!!!